Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Rata-rata kadar gula darah warga penderita Diabetes Melitus (DM) di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, menurun setelah mengikuti program pengabdian kepada masyarakat (pengabmas) Poltekkes Kemenkes Gorontalo.
Hasil monitoring ini menunjukkan Teh MANTRA DM, minuman rempah herbal yang diperkenalkan dalam program tersebut, layak dikembangkan lebih lanjut. Program yang digelar Tim Pengabadian Masyarakat (Pengabmas) Program Studi D-III Farmasi ini bertujuan mendorong warga mengelola diabetes secara mandiri (Diabetes Self Management).
Pelaksanaannya terbagi dalam tiga tahap, yakni koordinasi dengan Puskesmas Kota Timur dan Pemerintah Kelurahan Ipilo pada Juni 2026, intervensi dan edukasi kepada masyarakat pada Juli 2026, serta monitoring dan evaluasi pada Agustus 2026. Pada September 2026, tim kembali berkoordinasi dengan kader dan pihak kelurahan untuk menjaga keberlanjutan program.
Sebanyak 30 warga penderita DM dan 5 kader kesehatan mengikuti skrining kesehatan, edukasi, serta pelatihan pemeriksaan gula darah mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan pengetahuan peserta meningkat, dengan nilai rata-rata naik dari 32,8 sebelum edukasi menjadi 78,8 sesudahnya.
Ketua Tim Pengabmas, apt. Prisca Safriani Wicita, S.Farm., M.Farm., menjelaskan bahwa Teh MANTRA DM merupakan seduhan herbal dari bunga telang, daun pandan, kayu manis, dan jahe merah yang berpotensi membantu mengendalikan kadar gula darah.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga paham cara mengelola diabetes sehari-hari, termasuk memanfaatkan bahan herbal yang aman dan mudah diperoleh,” ujarnya.
Untuk mendukung keberlanjutan program, tim menyerahkan glukometer, oven pengering simplisia, dan electric kettle kepada kader kesehatan. Lurah Ipilo, Ibrahim U. Rauf, S.IP., menyambut baik program ini dan berharap kegiatan terus berlanjut demi masyarakat yang sehat dan produktif.
Program ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang didanai Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Tim pengabmas terdiri dari Prisca Safriani Wicita, S.Farm., M.Farm., Apt. (Ketua), serta anggota Fadli Husain, S.Si., M.Si.; Rizka Puji Astuti Daud, S.Farm., Apt.; Dr. Muhammad Kasim, M.Sc., Apt.; dan Atvinda Prilya Afista, S.Farm., M.Farm. (adv)














Discussion about this post