Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Sekretariat Jurnalis Gorontalo di Jalan Taman Hiburan 2, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, dibobol maling. Sejumlah barang milik sekretariat dilaporkan hilang dalam kejadian yang diduga berlangsung pada Senin (28/9) dini hari.
Aksi pencurian tersebut baru diketahui pada Senin sore sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu, salah seorang wartawan, Lukman, mendatangi sekretariat dan mendapati pipa yang terhubung dengan mesin air atau mesin dap telah dipotong.
Meski demikian, mesin tersebut tidak berhasil dibawa pelaku karena bagian mesin telah tercor semen. Lukman kemudian mengecek ruang kerja di lantai dua dan menemukan speaker Noise Wireless sudah tidak berada di tempat.
Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Gorontalo, Melki Gani, mengatakan, selain speaker, pelaku juga membawa kabel tembaga sepanjang sekitar 10 meter dan satu tabung gas ukuran 5 kilogram.
“Selain itu, kabel tembaga sekitar 10 meter maupun tabung gas 5 kilogram juga dibawa kabur,” kata Melki.
Melki menjelaskan, sebelum kejadian, sejumlah jurnalis masih berada di sekretariat hingga Minggu (27/9) sekitar pukul 23.30 Wita. Setelah itu, seluruh jurnalis meninggalkan lokasi.
Menurutnya, sekretariat memang tidak memiliki penjaga sehingga kerap ditinggalkan dalam kondisi kosong. Meski demikian, ruang kerja biasanya tetap dikunci setelah digunakan.
“Sekretariat ini memang sering ditinggalkan, tidak ada penjaga. Tapi ruang kerja kami biasanya dikunci,” ujarnya.
Melki menduga pelaku masuk melalui pintu depan ruang kerja. Pintu tersebut hanya dikunci dari bagian dalam menggunakan grendel. Sementara ventilasi di bagian atas pintu diduga menjadi celah bagi pelaku untuk membuka grendel tersebut.
“Pintu yang menggunakan gembok hanya berada di bagian samping. Pintu bagian depan hanya terkunci dari dalam menggunakan grendel,” jelasnya. “Jadi bisa saja pelaku membuka grendel di bagian atas pintu lewat ventilasi,” sambung Melki.
Akibat kejadian tersebut, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp4 juta. Kasus pencurian telah dilaporkan ke Polsek Kota Utara. Petugas kepolisian juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).
Pencurian di sekretariat Jurnalis Gorontalo ini bukan kali pertama terjadi. Pada 2024 lalu, pelaku juga membawa kabur mesin dap serta satu set meja dan kursi dari sekretariat tersebut. (Tr-76)












Discussion about this post