logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Lewat November

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Saturday, 21 November 2020
in Disway
0
Lewat November
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Ya Tidak

Jumat Keramat

Iris Istri

PLN Transisi

Oleh:
Dahlan Iskan

KELIHATANNYA November akan berlalu tanpa vaksin Covid-19. Barangnya belum datang.

Tentu vaksinasi juga belum bisa dimulai kalau belum ada lampu hijau dari BPOM –yang berwenang menguji keamanan makanan dan obat-obatan.

Desember pun kelihatannya belum bisa. Uji coba tahap tiga vaksin Sinovac di Bandung itu memang sudah selesai. Tapi perlu pengamatan tiga bulan atas 1.600 orang yang dijadikan uji coba itu.

Berarti paling cepat, menurut hitungan saya, baru bisa dimulai akhir Januari 2021.

Dan lagi barangnya juga belum tiba di Indonesia kan? Belum ada keterangan mengapa belum tiba. Mungkin karena batas November kan masih 10 hari. Belum waktunya kita bilang ”katanya November sudah masuk ke Indonesia”. Belum lagi kalau masih ada masalah teknis atau administratif. Ini urusan besar dan rumit. Tidak semudah kalau mendatangkan gadis pijat dari sana.

Pun siapa tahu tawar menawar harganya masih harus dilanjutkan. Atau jangan-jangan pembayarannya belum lunas –misalnya karena masih cari pinjaman.

Buka saja seluas-luasnya apa yang terjadi. Biar harapan besar pada vaksinasi ini terus terpelihara. Pemerintah sudah dinilai sangat cepat mengambil langkah vaksinasi ini –biarlah penilaian itu tetap positif.

Yang jelas BPOM sudah menyatakan: secara kualitas, vaksin Sinovac itu tidak ada masalah lagi. Delegasi BPOM juga sudah ke Tiongkok –melihat proses pembuatannya di sana.

Mestinya vaksin itu bisa masuk ke Indonesia sambil menunggu lampu hijau dari BPOM. Agar banyak pekerjaan persiapan bisa dilakukan di dalam negeri.

Kecuali, yang seperti itu tidak boleh.

Ketika masuk ke Indonesia nanti wujud vaksin itu adalah bulk –masih seperti ”tepung” dalam jumlah besar. Di  Bandunglah, di grup BUMN Biofarma, ”tepung” itu dimasukkan ke botol-botol kecil. Lalu dimasukkan bungkus  boks kecil. Semoga bungkusnya itu buatan Indonesia. Pakai karton Indonesia. Dicetak di percetakan Indonesia. Pun semoga jarum suntiknya buatan Indonesia. Semoga pula botolnya.

Berarti memang ada proses pekerjaan besar di Indonesia: bayangkan jumlah yang dibotolkan itu bisa mencapai 350 juta botol. Ini bisnis skala gajah bengkak. Pun tidak akan tersentuh KPK maupun kejaksaan agung karena bisa berlindung di UU baru.

Begitu banyak jumlah yang harus diproduksi. Itu karena vaksinasi ini harus dilakukan dua kali –suntikan kedua dilakukan sebulan setelah yang pertama.

Jadi, ada botol untuk vaksinasi pertama –yang tugasnya memunculkan imun. Lalu ada botol kedua –yang tugasnya mem-booster imun itu.

Di seluruh dunia, vaksinasi Covid-19 memang menghadapi dua problem besar itu: masalah teknis distribusi dan masalah politik antivaksinasi.

Mundurnya jadwal vaksinasi ke bulan Januari atau Februari berarti mundur pula harapan pemulihan ekonomi. Istilah ”mundur” itu dari saya. Di mata pemerintah mungkin tidak bisa disebut mundur. Saya tidak tahu target waktu yang ditetapkan pemerintah. Anda tahu?

BPOM menyebut, pengamatan terhadap 1.600 orang relawan uji coba itu diperlukan untuk melihat apakah ada efek samping. Juga apakah vaksin ini benar-benar efektif.

Untuk melihat efek samping tentu mudah: apakah ada keluhan yang dialami 1.600 orang itu. Sejauh ini disebutkan ”tidak ada”.

Sedang untuk melihat efektif atau tidak bisa dilihat di lab: apakah anti-Covidnya sudah muncul. Kalau sudah muncul, apakah jumlahnya cukup untuk melawan masuknya virus selama 1 tahun.

Pengamatan itulah yang memerlukan waktu. Ada pengamatan tiga bulan. Ada pengamatan 6 bulan.

Kalau BPOM mengatakan cukup tiga bulan berarti izin penggunaan secara darurat bisa dikeluarkan pada bulan Januari. Kalau harus 6 bulan berarti April.

Prosedur ini tidak bisa dicarikan jalan pintas. Ini menyangkut keselamatan manusia –meski kecepatan proses itu juga untuk keselamatan manusia.

”Hukum besi” BPOM seperti itulah yang membuat obat temuan Universitas Airlangga tidak bisa segera diedarkan. Padahal ada Angkatan Darat dan Badan Intelijen Negara (BIN) di baliknya.

BPOM bisa ”dipecat” oleh WHO kalau sampai tunduk pada tekanan apa pun.

Dulu, melihat gegap gempitanya keterangan pemerintah, saya kira akhir November vaksinasi sudah bisa dimulai.

Kadang terlalu optimistis itu juga kurang baik: bisa kecewa. Dan itu salah sendiri.

Dulu saya juga berpikir tidak ada pilihan lain. Ternyata Minggu ini beredar dua berita penting: vaksin dari Amerika dan dari Inggris sudah terbukti punya efektivitas sampai 95 persen. Anda tentu sudah membaca itu: Pfizer dan Astra itu.

Bahkan berita itu bisa bikin lebih lega orang tua seperti saya: efektif untuk orang berumur pun di atas 70 tahun.

Selama ini orang tua –yang justru lebih rentan Covid– harus menerima dengan lapang dada atas ketuaannya: vaksin Sinovac itu hanya untuk yang berumur 18-59 tahun.

Kini orang tua pun bisa berharap lebih tua lagi lewat vaksin Eropa dan Amerika itu.

Hidup orang tua! (*)

Tags: Dahlan IskanDiswaygorontalo post

Related Posts

Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Iris Istri

Iris Istri

Saturday, 17 October 2026
PLN Transisi

PLN Transisi

Saturday, 17 October 2026
Camino Nakasendo

Camino Nakasendo

Friday, 16 October 2026
Hati Ngadirejo

Hati Ngadirejo

Wednesday, 14 October 2026
Next Post
Indonesia Property & Bank Awards : Putra Gorontalo Bawa Pulang Penghargaan

Indonesia Property & Bank Awards : Putra Gorontalo Bawa Pulang Penghargaan

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

Thursday, 22 October 2026
Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

Wednesday, 21 October 2026
Jurusan Farmasi Poltekkes Gorontalo Bina KWT Belimbing 25, Lahirkan Dua Produk Herbal Inovatif

Jurusan Farmasi Poltekkes Gorontalo Bina KWT Belimbing 25, Lahirkan Dua Produk Herbal Inovatif

Friday, 23 October 2026
Mentan Tekan Biaya Pakan Ternak, Jagung Pakan jadi Rp5.500/Kg, 1.124 Ton Jatah Gorontalo

Mentan Tekan Biaya Pakan Ternak, Jagung Pakan jadi Rp5.500/Kg, 1.124 Ton Jatah Gorontalo

Wednesday, 21 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    64 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Hebat! dr. Khairunnisa Farina Ilato, Nou Gorontalo Tampil pada Forum Neuroradiologi Dunia

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Meremehkan Pendidikan Dalam Kepemimpinan dan Matinya Nalar

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Kekerasan di SMAN 1 Gorontalo, 21 Siswa Terlibat, Pelaku Diskorsing, Korban Lapor Polisi

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.