Gorontalopost.id – Perbaikan jalan yang berada di jalan Desa Mootilango, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango menuai kritikan dari masyarakat sekitar. Pasalnya, jalan ini dikerjakan pada waktu malam hari yang menurut warga sekitar mengganggu waktu istirahat mereka.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, perbaikan jalan ini dikerjakan malam hari momennya dinilai tidak tepat. Pasalnya, selain mengganggu kenyamanan saat waktu istirahat warga, juga berpotensi terjadinya kemacetan arus lalu lintas.
Salah warga kepada wartawan koran ini mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dengan adanya perbaikan jalan ini. Hanya saja warga itu kecewa perbaikan jalan tersebut dikerjakan pada malam hari, padahal pengaspalan bisa dilakukan pagi hingga siang hari.
“Kalau mereka mengerjakan perbaikan jalan pada malam hari, ini akan mengganggu waktu istirahat kami yang sudah seharian beraktivitas,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Perumahan Kabupaten Bone Bolango Sanovera S. Abbas, ST., MM mengatakan, sebenarnya pengerjaan pada waktu malam hari tidak efektif juga, hanya saja nanti pada malam hari baru berkurangnya kendaraan yang melintas di jalan tersebut.
“Suhu aspal pada waktu malam hari itu terjaga sehingga perngerjaan ini kami lakukan pada malam hari, meski demikian, kami juga sudah menyarankan perbaikan ini dilaksanakan pada waktu siang hari,”kata Vera panggilan akrab kabid binamarga. Dijelaskan vera, Cuaca juga menentukan dalam proses perbaikan jalan tersebut yang mungkin bisa saja akan hujan.
“Pengerjaan jalan ini volumennya hanya 800 ton saja, dengan demikian, jika cuaca bagus pebgaspalan jalan ini akan cepat terselesaikan,”pungkasnya. (TR-77)










Discussion about this post